Fakta Dibalik Diamnya Kaum Adam


Image Source: https://duapah.com

 

“Iya! Demikianlah perempuan, dia hanya ingat kekejaman orang kepada dirinya walaupun kecil dan dia lupa kekejamannya sendiri kepada orang lain padahal begitu besarnya!”

Kira-kira begitulah penggalan kata-kata Zainudin untuk Hayati yang cukup terkenal dari Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Kata-kata ini cukup mewakili sifat seorang pria yang terkadang selalu tersudutkan.

Memang, kebanyakan cowok itu diam saat menghadapi cewek yang terkadang absurd saat mereka kecewa. Terkadang ada baiknya diam saat menerima kata-kata random seperti “terserah,” ataupun menghapus photo profile, namun saat ditanya, jawabnya “gak apa-apa,”

Tapi tak sedikit juga cowok yang memiliki sikap antagonis, mudah tersulut dan emosi yang meledak-ledak.

Kali ini aku memberikan beberapa point yang telah kutelusuri sendiri, alasan dari diamnya seorang cowok.

 

Diam Untuk Melihatmu Jadi Lebih Cerewet

Ini menurutku fakta yang paling keren dari cowok sejati.

Beberapa cowok justru dengan sengaja memilih diam untuk memancing agar pasangannya lebih cerewet. Biasanya tipe cowok seperti ini adalah cowok dingin.

Cowok seperti itu tidak bisa mengatakan apa yang diinginkan darimu. Bagi mereka, sikap cerewetmu adalah bentuk perhatian yang membuat hidupnya lebih berwarna.

Mereka biasanya hanya diam dan menunggumu selesai berbicara, lalu menyambutmu dengan senyuman paling menawan tanpa ada rasa jengkel.

Dan benar faktannya, saat cewek mulai cerewet dan sebel, mereka akan memunculkan mimik muka tertentu yang paling menggemaskan.

 

Meredam Luka

Kebanyakan pria memilih meredam luka dalam diam, hal itulah yang membuatnya seperti tidak terlukai atau bahkan seperti dalam posisi yang bersalah.

Padahal bisa jadi kesalahan itu dilakukan oleh sang cewek, ataupun keduanya. Hanya saja ia memilih diam agar situasi tidak semakin rumit. Sementara cewek adalah manusia yang peka dan sensitive, besar kecilnya kekecewaan yang mereka pendam, akan selalu terlihat.

Entah itu dari diksi yang ia tulis dari sosial media, curhat kepada teman-temannya atau bahkan sembab yang melingkari kelopak matanya akibat menangis semalaman.

 

Diam Untuk Meredam Marah

Kabanyakan cowok akan memilih diam daripada mengikuti  perdebatan sampai habis. Itu karena ia tidak ingin menyakitimu lebih jauh lagi. Salah atau tidak tindakannya, kita akan selalu mengikuti rumus para cewek.

Pertama, cewek selalu benar.

Kedua, jika cowok benar, kembali ke pasal pertama.

Jikapun cowok bersalah, mereka juga memiliki rasa penyesalan yang tinggi. Tapi karena beberapa cewek butuh waktu untuk memaafkan, diam menjadi pilihan terbaik menurutnya. Membiarkan waktu memperbaiki keadaan dengan sendirinya.

 

Diam Untuk Berfikir

Cowok terkadang butuh waktu sendiri untuk berfikir tentang segala apa yang ia hadapi, entah itu tentang hubungan kalian atau yang lain lagi.

Saat ia mendiamkanmu dalam kurun waktu tertentu, bisa jadi ia memang sedang ada masalahdan ingin berfikir dalam kesendirian.

Sebaiknya kalian (para cewek) tidak berfikir ia tidak menganggapmu ada, karena tidak menceritakan masalahnya kepadamu. Butuh waktu untuk menenangkan diri sejenak agar bisa berfikir jernih dan bisa mendapatkan jalan keluar. Kamu adalah orang pertama yang dia cari setelah cukup berfikir dalam diamnya.

 

Eissst, tapi tunggu dulu. Terlalu banyak diam juga tidak dapat menyelesaikan masalah. Kita sesekali juga harus bersikap untuk menentukan arah langkah selanjutnya.

Sekian dari saya, pada dasarnya saya menulis ini untuk sarana hiburan pribadi saya. Bukan untuk memuaskan kalian wahai pada cowok pendiam;v

Recent posts

Comments

No comments yet.

Leave a Reply

captcha