Di Surga Laki-Laki Dapat Bidadari Cantik, Lantas Perempuan Dapat Apa?


Image Source: https://images2.alphacoders.com

Dalam Al-Quran disebutkan bahwa laki-laki yang masuk surga akan mendapatkan bidadari-bidadari cantik. Bagaimana dengan perempuan? Apa yang mereka dapatkan di surga? Apakah ukhti-ukhti yang rajin datang ke majelis taklim pernah menanyakan hal ini? Atau mungkin emak-emak? Penasaran kagak sih kalian semua wahai kaum hawa? Atau paling tidak merasa keki gitu? Hehehe,.. Kenapa yang disebutkan hanya apa yang diperoleh laki-laki? Kenapa yang akan diperoleh perempuan tidak disebutkan?

Jika kamu bertanya apa keinginan paling dalam dari seorang laki-laki, mungkin sebagian besar laki-laki akan memberikan jawaban yang sama, yaitu wanita cantik. Kemungkinan ini sangat besar kamu temukan, meskipun pasti tetap akan ada pengecualian, misalnya para pecinta jalan belakang seperti Reynhard sidragon. Wkwkwk... Intinya, laki-laki yang normal pasti menginginkan wanita cantik. Titik. Hehe

Bagaimana dengan perempuan? Apa keinginan terdalam mereka? Berbeda dengan laki-laki, keinginan terdalam dari seorang perempuan bisa sangat berbeda dengan perempuan lain. Dari sepuluh perempuan, sangat mngkin tak ada satu pun yang keinginan terdalamnya benar-benar sama.

Ada seseorang yang pernah melakukan penelitian sederhana tentang hal ini. Dia melakukan penelitian terhadap siswa-siswinya. Pertama, dia menyuruh siswa laki-laki menulis dalam secarik kertas apa yang paling mereka inginkan. Sebelum itu, dia telah berkata kepada siswa-siswanya untuk tidak memikirkan halal atau haram. Tulis apa saja yang paling kamu inginkan dan tidak perlu cemas jika apa yang kamu tulis adalah hal yang haram, begitu kata dia.

Dia juga menyuruh siswanya untuk tidak perlu mencantumkan nama mereka di kertas itu. Waktu yang diberikan untuk menulis hanya 60 detik. Setelah waktu habis, siswa-siswanya mengumpulkan kertas itu dan dia mendapati jawaban yang secara umum sama, bahwa keinginan terdalam dari siswa laki-laki adalah wanita cantik. Meskipun ada yang menjawab hal lain, namun jumlahnya tidak signifikan.

Kedua, giliran siswa perempuan. Mereka diberi waktu yang sama untuk menulis keinginan terdalam mereka dalam secarik kertas tanpa identitas. Mereka juga diberi kelonggaran untuk tidak memikirkan halal maupun haramnya keinginan mereka. Ketika waktu yang ditentukan sudah habis dan guru mereka akan mengumpulkan kertas itu, mereka serempak meminta tambahan waktu.

Hal ini sangat berbeda dengan siswa laki-laki, yang tahu betul keinginan mereka. Permintaan tambahan waktu ini seolah-olah adalah tanda bahwa keinginan perempuan tidaklah sederhana alias begitu rumit. Bahkan setelah waktu tambahan habis, masih ada banyak siswi perempuan yang belum menyelesaikan tugas sederhana itu. Tidak hanya sampai di situ, ketika menyerahkan kertas pun mereka sangat ragu dengan keinginan yang telah mereka tulis dalam kertas.

Ada kaidah bahasa yang cukup umum ditemukan dalam berbagai kebudayaan di seluruh dunia, yaitu bahwa dengan hanya diam sering kali malah lebih banyak mengungkapkan sesuatu.

Terkait apa yang akan perempuan dapatkan dalam surga, Al Quran seolah-olah “diam” saja. Namun, justru inilah ajaibnya. Ketika dalam Al-Quran tidak menyebutkan apa yang akan diperoleh perempuan dalam surga, bukan berarti diskriminasi terhadap perempuan. Sebagai Sang Pencipta, Allah tahu betul bahwa perempuan adalah makhluk yang “rumit” keinginannya.

Mungkin itulah sebabnya lebih baik diam dan tak usah disebutkan apa yang akan perempuan dapatkan di surga. Ya, tidak lain karena keinginannya yang macem-macem antara satu perempuan dengan perempuan lain. Beda dengan laki-laki. Saat disebutkan ada bidadari-bidadari cantik jelita di surga, mereka langsung sepakat ingin masuk ke surga. Wkwkwk...

Recent posts

Comments

image/svg+xml

bahkan Allah tau klo cewe tu rumit, apalgi kita manusia, udah pastu gk pernah ngerti ttg cewe

Leave a Reply

captcha